Skip to main content

Posts

Contoh Soal Persamaan Diferensial Terpisah (Lanjutan)

Assalamualaikum teman-teman, Kali ini kita membahas mengenai contoh soal dari  Persamaan Diferensial Terpisah. Itulah beberapa contoh soal persamaan diferensial terpisah. semoga bisa bermanfaat untuk teman-teman.

Persamaan Diferensial Terpisah

Assalamualaikum wr. wb Kali ini kita akan membahas mengenai Persamaan Diferensial Terpisah. Persamaan diferensial terpisah adalah persamaan diferensial biasa orde satu yang secara aljabar dapat direduksi kedalam bentuk baku dengan setiap suku tak nol memuat secara tepat satu variabel. Jika masing-masing suku tak nolnya dalam bentuk baku hanya memuat satu variabel, dalam hal ini M hanyafungsi dari x dan N hanya fungsi dari y. maka persamaan tersebut dapat ditulis :           M (x) dx + N (y) dy = 0 Dengan melakukan pengintegralan pada setiap ruas persamaan, maka diperoleh solusi umum : Dimana C adalah konstanta. Definisi Suatu persamaan orde satu dikatakan terpisah jika dapat ditulis dalam bentuk  Teknik penyelesaian dari persamaan diferensial ini diberikan teorema berikut: Jika M (x) dan N (y) keduanya kontinu, maka persamaan diferensial variabel terpisah memiliki solusi umum : C = konstanta. Contoh : Carila...

Contoh Soal Persamaan Diferensial Biasa (Lanjutan)

Assalamualaikum teman-teman. Kali ini kita akan memberikan contoh soal persamaan diferensial biasa CONTOH SOAL Semoga bermanfaat gaissssssssssss Terimakasih telah berkunjung.

Persamaan Deferensial Biasa

Assalamualaikum wr. wb. Selamatdatang kembali di blog kami. Kali ini kita akan membahas mengenai Persamaan Deferensial Biasa (PDB), berikut penjelasannya. Pada umumnya, dikenal dua jenis persamaan deferensial, yaitu Persamaan Deferensial Biasa (PDB) dan Persamaan Deferensial Parsial (PDP). Namun kali ini kita akan terfokus pada Persamaan Deferensial Biasa. A. Pengertian Persamaan Difrensial adalah suatu persamaan yang meliputi turunan fungsi dari satu atau lebih variabel terikat terhadap satu atau lebih variabel bebas. Sedangkan PDB adalah persamaan diferensial yang hanya mempunyai satu variabel bebas. Jika y(x) adalah suatu fungsi satu variabel, maka x  dinamakan variabel bebas dan y  dinamakan variabel tak bebas. B. Bentuk umum persamaan deferensial biasa  persamaan deferensial biasa dapat dituliskan dalam dua bentuk, yaitu bentuk implisit dan bentuk eksplisit.           f(x,y,y’) = 0 → bentuk implisit  ...

Turunan & Integral

Assalamualaikum wr. wb Selamat datang kembali di blog kami, kali ini kita akan membahas mengenai Turunan dan Intergral. A. Turunan Turunan atau Deriviatif ialah pengukuran terhadap bagaimana fungsi berubah seiring perubahan nilai input. Secara umum, turunan menyatakan bagaimanakah suatu besaran berubah akibat perubahan besaran yang lainnya, Contohnya: turunan dari posisi sebuah benda bergerak terhadap waktu ialah kecepatan sesaat oleh objek tersebut. Proses dalam menemukan sebuah turunan disebut  diferensiasi . Dan kebalikan dari sebuah turunan disebut dengan  Anti Turunan.  Teorema fundamental kalkulus mengatakan bahwa antiturunan yaitu sama dengan integrasi. Turunan dan integral ialah 2 fungsi penting dalam kalkulus. Berikut merupakan beberapa aturan dasar yang digunakan untuk menyelesaikan persoalan turunan : 1. Aturan turunan fungsi konstan 2. Aturan turunan fungsi identitas 3. Aturan turunan fungsi pangkat 6. Aturan...

Ukuran Kemiringan dan Ukuran Kecembungan

Selamat datang, di blog kami! Kali ini kita akan membahas mengenai Ukuran Kemiringan dan Ukuran Kecembungan. A. Ukuran Lokasi Ukuran kemiringan adalah ukuran yang menyatakan sebuah model distribusi yang mempunyai kemiringan tertentu. Apabila diketahui besarnya nilai ukuran ini maka dapat diketahui pula bagaimana model distribusinya, apakah distribusi itu simetrik, positif, atau negatif. Dibawah ini adalah model distribusi tersebut: Untuk mengetahui apakah sekumpulan data mengikuti model distribusi positif, negatif, atau simetrik, hal ini dapat dilihat berdasarkan nilai koefisien kemiringannya. Menurut Pearson ada beberapa rumus untuk menghitung koefisien kemiringannya, yaitu : a. Koefisien Kemiringan (modus) Dimana X = Rata-rata, Mo = Modus, dan S = Simpangan baku. b. Koefisien Kemiringan (Median) Dimana X = Rata-rata, Mo = Modus, dan S = Simpangan baku. c. Koefisien Kemiringan menggunakan Nilai Kuartil Menurut Pearson, dari hasil koefis...

Ukuran Lokasi

Assalamualaikum wr. wb. Selamat datang kembali di blog kami, kali ini kita akan membahas materi tentang Ukuran Lokasi. Untuk materi ukuran lokasi, kita akan membahas mengenai posisi kuantitatif atau lokasi ukuran khusus dalam sekelompok data, yakni ukuran deskriptif dari hubungan antara satu pengukuran terhadap data yang lainnya. Ukuran lokasi yang akan dibahas adalah Kuartil, Desil, dan Persentil. A. Kuartil Jika sekumpulan data dibagi menjadi empat bagian yang sama banyak sesudah disusun menurut urutan nilainya, mulai dari yang terkecil ke yang terbesar, bilangan pembatasnya disebut Kuartil.  Ada tiga jenis kuartil, yaitu kuartil kesatu, kuartil kedua, dan kuartil ketiga, yang secara berurutan dilambangkan oleh :                                                                           ...